Kadang-kadang terluah juga yang penatlah jaga anak, penatlah kerja dan bila dapat gaji, duit semua pergi kepeda keperluan anak. Jangan salah ya mak, ayah. Sebenarnya setiap apa yang kita dapat dari Allah adalah rezeki anak-anak.

Cuma kadang-kadang kita tak sedar, setiap anak membawa rezeki yang berbeza. Dapat anak pertama, rezeki gaji naik. Kemudian, dapat anak kedua, dapat beli kereta lebih besar. Semuanya hadir dengan kelahiran anak.

Ikuti perkongsian, Najmi Nawawi

Kita dapat beli kereta. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita dapat beli rumah. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita dapat naik gaji. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita dapat makan cukup. Boleh jadi ia rezeki anak-anak.

IKLAN

Kita dapat kerja baik. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita dapat bonus. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita dapat networking luas. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita dapat naik pangkat. Boleh jadi ia rezeki anak-anak.

Kita hidup bahagia. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita banyak masa lapang. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita tidak dibeban hutang. Boleh jadi ia rezeki anak-anak. Kita tidak putus duit. Boleh jadi ia rezeki anak-anak.

IKLAN

Kita Yang Menumpang

Hakikatnya kita yang sebenarnya menumpang rezeki anak-anak. Bukan anak-anak yang menumpang rezeki kita.

Semuanya boleh jadi rezeki anak-anak yang datang melalui kita.

IKLAN

p/s : Jangan sesekali anggap anak-anak dan pasangan sebagai beban. Mereka inilah pembawa rezeki yang sebenar-benarnya.

Sumber: Najmi Nawawi

MW: Sesungguhnya setiap anak memberi rezeki yang berbeza buat mak, ayah. Jadi hargailah setiap anak kita dan jangan jadikan meraka sebagai bebanan. Bimbang nanti bila ditarik Allah, kita yang menyesal.